عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَنُّ وَعِنْدَهُ رَجُلَانِ أَحَدُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ الْآخَرِ فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ فِي فَضْلِ السِّوَاكِ أَنْ كَبِّرْ أَعْطِ السِّوَاكَ أَكْبَرَهُمَا
|
Dari Aisyah RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersikat gigi, dan didekatnya ada dua orang
laki-laki, salah seorang di antaranya lebih tua dari temannya. Maka Allah mewahyukan kepada beliau tentang keutamaan bersikat gigi (dan siapakah yang lebih berhak dahulu diberi), yaitu " Kabbir", artinya "Berikannlah sikat gigi itu kepada yang lebih tua di antara keduanya. " {Shahih}
|
عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ بِأَيِّ شَيْءٍ كَانَ يَبْدَأُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ قَالَتْ بِالسِّوَاكِ
|
| Dari Syuraih RA, dia berkata, "Saya bertanya kepada Aisyah RA, Apakah yang pertama kali Rasululah SAW kerjakan ketika masuk rumahnya?' Aisyah RA menjawab, 'Yaitu bersikat gigi.'" {Shahih}
|